Mahalnya Reformasi

Sebagaimana diketahui bahwa reformasi terkesan berjalan tidak sesuai dengan tujuan. Sebab  aspirasi yang berkembang dirasa melenceng dari cita- cita reformasi. Lantas maunya akan diadakan tatanan baru lagi dengan apa yang disebut dengan ‘Restorasi Indonesia’  sebagai upaya untuk mengembalikan gerakan perubahan kemajauan kejalurnya kembali sesuai napas dan cita- cita reformasi. Namun tentu hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Terbukti sudah 13 tahun lamanya semenjak tahun 1998 yang silam, kegiatan mereformasi rumah Indonesia belum usai juga. Pergantian pemimpin bangsa sudah berjalan empat kali, tapi, kenyataannya seakan keadaan negara tetap terbelenggu oleh pusaran arus blunder.

Semula agenda reformasi akan dilaksanakan dengan penuh kesungguhan berdasarkan kesepakatan bersama. Namun ketika roda kegiatan reformasi digulirkan terjadi banyak sekali ganjalan dijalan yang dilalui sehingga jalannya roda reformasi sungguh lambat karena terhambat oleh berbagai rintangan. Roda kegiatan seakan terhenti sama sekali. Bahkan nyaris bisa disebut keadaan yang kacau balau.

Percekcokan antar partai politik tidak kunjung reda. Padahal semestinya waktu harus digunakan untuk meneruskan roda kegiatan reformasi untuk pembangunan kembali tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara kearah pencerahan kehidupan bangsa yang lebih baik. Bukannya malah berkutat dan terjebak pada pertikaian membela kepentingan masing- masing dan saling menyandera satu sama lain. sehingga mengakibatkan semua persoalan tidak ada yang selesai dengan tuntas. Semua menjadi mengambang dan menguap. Artinya masalah tidak terselesaikan malah terjadi akumulasi dan komplikasi keadaan yang mungkin akan lebih sulit lagi mengatasinya.

Mungkin benar apa yang disebutkan pada Judul tulisan ini, namun sekarang hal tersebut menjadi mahal atau tidak  sebenarnya bergantung oleh niat dan kemampuan kita berubah. Jikalau kita bersatu dan bertekad bulat maka tidak ada hal yang sulit atau mahal.  Sebaliknya jikalau kita selalu seperti sekarang, yang selalu bertikai berebutan kepentingan sendiri- sendiri, maka pasti akan menjadi mahal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s