Fenomena Ba’asyir

Peristiwa tertangkapnya tokoh ini dan proses persidangan terhadap dirinya atas kasus dakwaan ‘Terorisme’ sempat menyita perhatian masyarakat untuk terus mengikuti dan menyimak jalannya proses peradilan yang cukup menegangkan. Dari satu sisi adalah bahwa tampilan Ba’asyir dipersidangan tampak selalu tegar dan merasa tidak gentar karena merasa diri tidak bersalah, sementara disisi penegak hukum tampak senantiasa tenang dalam menangani kasus- kasus berat seperti ini. Tidak ada pilihan lain bagi penegak hukum kecuali berpijak kepada apa yang terungkap dalam persidangan. Fakta, bukti dan saksi musti harus jelas kalau tidak ingin kecolongan dan salah membuat keputusan peradilan. Sebaliknya apakah dalam hal ini terdakwa menyuarakan kebenaran atas perjuangannya selama ini dengan benar tidak melawan hukum. Sebab bilamana ia terbukti melakukan perbuatan seperti yang didakwakan maka tidak ayal lagi, ia pasti akan menerima ganjaran menjadi terhukum sesuai dengan perbuatannya.

Abu Bakar Ba'asyir
Kasus Terorisme

Lepas dari semua itu, bagi kita sebagai warga umum seperti yang lainnya tentu selalu bertanya- tanya bahwa mengapa dalam perjuangan suatu ideologi tertentu harus menggunakan cara- cara tidak beradab seperti melakukan ‘teror-bom’ atau yang senisnya. Bukankah sekarang ini sudah diberi kebebasan dalam bersuara dan membela kepentingannya secara fair dan jujur? Atau mungkin selama ini memperoleh hak melalui meja perundingan sudah mengalami jalan buntu. Selama masih ada jalan dan kesempatan untuk melakukan lobi dan perundingan untuk memperjuangkan ideologi tertentu mengapa tidak dicoba dengan gigih. Yah memang ada pepatah yang mengatakan bahwa akhir dari suatu perundingan yang gagal adalah peperangan dan akhir dari suatu peperangan yang gagal adalah perundingan. ¬†Selalubegitu silih berganti. Sampai kepada titik klimaknya. Makin membaik apa makin hancur.

Abu Bakar Baasyir
Baasyir Tegar

Namun semua yang diungkapkan diatas hanya merupakan pandangan yang bersifat umum saja. Secara khusus mungkin bahwa apabila hal tersebut diatas terjadi dinegeri Pancasila ini, maka himbauan tentu kepada agar janganlah menggunakan cara- cara tidak terhormat dengan melakukan sabotase. Ini bukan budaya kita. Entahlah kalau ternyata ada fihak ketiga atau keempat dan seterusnya yang mengambil kesempatan melakukan perbuatan lempar sembunyi tangan. Maka dalam hal ini akan menjadi tantangan bagi fihak yang berwenang untuk menguak teka- teki kejadian dibalik pecahnya suatu peristiwa dengan lebih teliti dan cerdas.

Iklan

2 thoughts on “Fenomena Ba’asyir

  1. Islam keras tidak cocok ada di Indonesia. Mari kita lihat saja perkembangan sidang kasus ini. Apakah Ba’asyier bersalah atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s